Oleh: onewords | Agustus 27, 2016

Hari 33


Banyak #pemimpin yang lebih suka menghadapi orang lain hanya untuk membahas #pekerjaan. Namun kenyataannya, saat Anda memimpin seseorang, Anda selalu mendapatkan keseluruhan diri seseorang — terutama #ketidakmampuan mereka, #kehidupan #rumah tangga, masalah #kesehatan, dan tingkah uniknya. 

#Keruwetan masalah manusia bisa mengarah pada #kekecewaan dan #keputusasaan serta menimbulkan masalah bagi kepemimpinan. Kendati demikian, pemimpin yang baik memahami bahwa inti kepemimpinan berhubungan dengan orang lain dan bekerja sama dengan sisi #baik, sisi #buruk, dan sisi #jahat dalam diri setiap orang. 

Mereka mampu melihat kebenaran yang #menyakitkan, mengetahui kelemahan seseorang, menghadapi kenyataan, dan melakukannya dalam semangat kasih dan kebenaran. Mereka tidak menghindari masalah, tetapi menyelesaikannya. Pemimpin yang membangun hubungan memahami bahwa konflik adalah bagian dari kemajuan.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: