Oleh: onewords | Juli 27, 2010

Air Susu Dibalas Air Tuba


Bacaan Setahun:
Mazmur 43-45;
Kisah Para Rasul 27:27-44

Nats :
Dalam segala perbuatan-perbuatanmu yang keji dan persundalanmu itu engkau tidak teringat lagi kepada masa mudamu, waktu engkau telanjang bugil sambil menendang-nendang dengan kakimu dalam lumuran darahmu (Yehezkiel 16:22)

Air Susu Dibalas Air Tuba

Peribahasa “air susu dibalas air tuba” tentu sudah kerap kita dengar, dan kita merasa tak mungkin membalas kebaikan seseorang dengan kejahatan. Akan tetapi, sadarkah kita bahwa orang percaya yang berbuat dosa, juga dapat disebut tidak tahu diri dan tidak tahu berterima kasih? Seperti perbuatan-perbuatan keji bangsa Israel, yang dipaparkan dalam bacaan kita sebagai sikap tidak tahu membalas budi Tuhan. Yerusalem membalas kebaikan Tuhan dengan perbuatan-perbuatan yang menyakiti hati-Nya.

Yerusalem adalah ibarat bayi yang dibuang orangtuanya. Dengan belas kasih, Tuhan memelihara dan membesarkannya (ayat 6,7). Bahkan, sebagai wujud kasih yang dalam, Tuhan “memperistri” Yerusalem (ayat 8-13). Inilah gambaran perjanjian anugerah Tuhan kepada Israel. Namun, apa balasan Yerusalem? Segala kebaikan dan tanda kasih Tuhan “dihambur-hamburkan untuk para kekasihnya”, yaitu dengan menyembah segala berhala sesembahan bangsa kafir (ayat 15). Padahal seharusnya Israel menyembah Tuhan saja.

Jangan berpikir bahwa ini hanya realitas yang terjadi pada zaman dulu. Gereja—persekutuan orang percaya—saat ini juga kerap bertingkah seperti istri yang tidak setia. Yakni ketika ia membiarkan pola hidup duniawi merasuk dan merusak jemaatnya. Ketika jemaat Tuhan hidup demi kesenangannya sendiri, bukan menyenangkan Tuhan. Sebagai manusia baru yang telah ditebus oleh darah Tuhan Yesus, selayaknya kita menjauhi dosa, serta melayani Tuhan dan sesama dengan penuh kasih. Dengan demikian kita tak membalas kasih-Nya dengan “air tuba”, tetapi juga dengan sesuatu yang menyukakan-Nya.

Copyright – SABDA.org – http://www.sabda.org/publikasi/e-rh


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: