Oleh: onewords | Juli 3, 2010

Tuhan Sumber Kehidupan


TUHAN SUMBER KEHIDUPAN

Maka Allah berbuat baik kepada bidan-bidan itu; bertambah banyaklah bangsa itu dan sangat berlipat ganda (Keluaran 1:20)

“Kak, kalau pembantu rumah tangga zaman sekarang ini sama dengan budak zaman dulu tidak?” tanya Kiki. “Beda sekali, Ki. Pembantu rumah tangga sekarang adalah pekerja yang tetap memiliki hak dan dilindungi oleh hukum. Misalnya, dia berhak mendapat gaji yang sudah disepakati, dia berhak memdapat makan, minum, waktu untuk betistirahat dan lain-lain. Kalau semua itu tidak diterimanya, ia berhak untuk melaporkannya ke Polisi. Sedangkan budak zaman dulu itu sama sekali tidak punya hak. Nasibnya bahkan lebih buruk daripada nasib hewan peliharaan. Budak boleh dicambuk, dikurung, tidak diberi makan, di suruh kerja tanpa istirahat dan lain-lain,” sahut Kak Kiddy menerangkan. “Wah kasihan sekali ya mereka,” kata Kiki. “Lalu bagaimana bangsa Israel itu bisa tetap hidup ya setelah mereka diperlakukan jahat seperti itu?” tanya Kiki lagi.

Mari kita baca Keluaran 1:11-22

Raja Mesir berlaku jahat dan berupaya untuk memusnahkan bangsa Israel dengan berbagai cara. Tetapi rencananya tidak berhasil. Malahan bangsa Israel jumlahnya semakin bertambah dan berlipat ganda. Wah, bagaimana mungkin? Itu terjadi karena Tuhan sebagai sumber kehidupan memelihara bangsa Israel. Sebagai sumber kehidupan, Tuhan menganugerahkan kehidupan kepada bangsa Israel sehingga mereka tidak bisa dimusnahkan. Adil-adik, mari kita bersyukur karena Tuhan yang sama itu juga berkenan menjadi sumber hidup bagi kita.

Doa : Bapa sorgawi, summer kehidupan, peliharalah kami senantiasa. Dalam nama Tuhan Yesus. Amin

Sumber : Kiddy Renungan Harian Anak


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: