Oleh: onewords | Oktober 18, 2009

Bukit Yang Terlalu Tinggi


Saya dan istri gemar bermain rollerblade. Dekat akhir dari salah satu rute favorit kami terdapat perbukitan. Ketika pertama kali kami menempuh rute itu, saya berusaha menyemangati Sue dengan berkata, “Apa kau siap menaklukkan bukit itu?” sesaat sebelum kami mendaki menuju puncak bukit. Namun, pada suatu hari Sue berkata, “Dapatkah kau tidak mengucapkan kalimat itu? Kau mengatakannya seolah-olah kita sedang menghadapi sebuah gunung yang begitu besar dan itu mematahkan semangatku.”

Adalah lebih baik bagi Sue ketika ia mendaki bukit itu untuk berpikir hanya “selangkah demi selangkah”, atau satu kali kayuhan kaki di atas rollerblade, daripada membayangkan masih ada satu bukit curam yang harus ditaklukkan.

Hidup dapat diibaratkan seperti itu. Apabila kita menatap terlalu jauh melampaui hari ini, tantangan dapat terasa seperti mendaki Gunung Everest. Semua tantangan itu tampaknya mustahil untuk diatasi, jika kita berpikir bahwa kita harus siap “menaklukkan bukit”.

Alkitab mengingatkan kita bahwa yang perlu kita hadapi hanyalah hari ini. Kita tidak perlu khawatir akan hari esok (Matius 6:34). Bayangkan jika Musa berpikir, “Saya harus memberi makan semua orang ini, entah sampai kapan. Bagaimana saya dapat menyediakan makanan sebanyak itu?” Namun, Allah memenuhi gunung itu dengan manna—tetapi hanya cukup untuk keperluan sehari (Keluaran 16:4).

Setiap bukit dalam kehidupan ini akan terasa terlalu tinggi, jika kita berpikir untuk mendaki seluruh bagiannya sekaligus. Namun, tak ada bukit yang terlalu tinggi untuk kita daki jika kita menaklukkannya setapak demi setapak—dengan pertolongan Allah.

Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari (Matius 6:34)

Dia yang hatinya penuh dengan segala kebaikan memberikan yang terbaik setiap hari. Dengan penuh kasih, dalam penderitaan dan sukacita, memadukan karya dengan kedamaian dan ketenangan.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: