Oleh: onewords | Oktober 17, 2009

Memutus Siklus


Para politisi begitu mahir dalam “memutar balikkan” isi suatu cerita guna mendukung kepentingannya sendiri. Selama masa kampanye, pihak yang merancang kampanye tersebut memanipulasi kisah demi kisah untuk memastikan bahwa kandidat mereka tampil dengan citra yang positif—seringkali dengan mengabaikan kebenaran yang ada. Hal ini menimbulkan pertanyaan-pertanyaan serius bagi kita tentang apa yang sesungguhnya dimaksud dengan kebenaran sejati.

Menurut Yesus, Setan adalah sang “pemutar balik fakta” dari mereka—penipu ahli yang “berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta” (Yohanes 8:44), Ia menyatakan diri sebagai satu pribadi yang ingin member kita kemerdekaan dan kesenangan tanpa batas, dengan cermat menyembunyikan rencanannya untuk mencuri, membunuh dan membinasakan kita (Yohanes 10:10). Ia bahkan memutarbalikkan hukum kasih Allah dengan mengaku bahwa batas-batas yang Allah berikan itu bersifat membatasi dan merenggut kesengan hidup ini. Ketika kita terbuai oleh kebohongan Setan yang merusak, akhirnya kita ada dalam keadaan hampa dan hancur—tersingkir dalam perjalanan kita bersama Allah.

Puji Tuhan, Yesus memperingatkan kita bahwa Setan adalah bapa dari segala dusta. Kita mengetahui bahwa Setan sedang berdusta ketika apa yang disampaikannya bertentangan dengan firman Allah. Di sisi lain, Yesus adalah kebenaran (Yohanes 14:6). Ketika tiba waktunya untuk memilah-milah dusta, satu-satunya pertahanan kita untuk melawan ahli pemutar balik fakta dari neraka ini adalah dengan terus-menerus mendengarkan suara Yesus melalui doa dan perenungan akan firmanNya. Dan itulah kebebaran yang sejati!

Ia (Setan) adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran, Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta (Yohanes 8:44)

Iblis itu licik, lihai, dan memperdaya; ia dengan cerdik membuai kita ‘tuk menelan dustanya. Namun, kita dapat mengenali semua metodenya yang licik jika kita memerhatikan peringatan Allah setiap harinya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: