Oleh: onewords | Juli 15, 2009

Penolong Diam-Diam


Penemuan penisilin mengubah pesat pelayanan kesehatan. Sebelum tahun 1940an, infeksi bakteri sering berakibatkan fatal. Setelah itu, penisilin telah menyelamatkan hidup yang tak terhitung banyaknya demham cara membunuh bakteri yang menyebabkan kerusakan. Orang-orang yang menemukan potensi penisilin dan mengembangkannya untuk penggunaan yang lebih luas memenangi Hadiah Nobel di tahun 1945.

Jauh sebelum ditemukannya penisilin, ada pembunuh lain yang bekerja secara diam-diam meghancurkan bakteri untuk menyelamatkan nyawa. Pembunuh yang bekerja diam-diam ini adalah sel-sel darah putih. Para pekerja ini adalah cara Allah untuk melindungi kita dari penyakit. Tidak seorangpun tahu berapa banyak serbuan yang telah dihentikan oleh sel darah putih atau berapa banyak nyawa yang telah diselamatkannya. Tidak banyak yang menghargai kebaikan yang selama ini dilakukan oleh sel darah putih.

Allah pun mendapat perlakukan serupa. Ia sering disalahka ketika terjadi sesuatu yang buruk, tetapi Ia jarang menerima penghargaan untuk segala hal yang berjalan baik. Setiap hari orang bangun, berpakaian, berangkat ke tempat kerja atau sekolah atau tempat belanja, dan pulang dengan selamat ke keluarganya. Tidak ada seorang pun yang tahu berapa kali Allah telah melindungi kita dari kecelakaan. Namun, ketika terjadi musibah, kita bertanya, “Di manakah Allah?”

Ketika memikirkan semua keajaiban yang Allah lakukan dengan diam-diam untuk saya setiap hari (Yes 25:1), saya meyadari bahwa daftar pujian syukur saya seharusya lebih panjang daripada daftar permohonan saya.

Kebaikan Allah menjaga kehidupan kita – Dengan cara yang diam-diam; – Berkat-berkat-Nya tiada bandingnya – Karena semua itu kita memuji-Nya

 Allah senantiasa member kita alasan untuk mengucap syukur kepada-Nya

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: