Oleh: onewords | Agustus 23, 2008

Anak Yang Tak Dapat Duduk Tenang


Nelson Diebel, seorang anak hiperaktif dan nakal, didaftarkan untuk masuk sekolah The Peddie School. Di sana dia bertemu dengan pelatih Chris Martin, yang percaya bahwa semakin banyak seorang berlatih, semakin baik dia berpenampilan. Dalam waktu sebulan, dia telah menyuruh Nelson berenang 30 sampai 40 jam seminggu, walaupun Nelson tidak dapat duduk diam di kelas selama lima belas menit saja. Martin melihat kemampuan di dalam diri Nelson. Dia selalu menaruh sasaran-sasaran baru di hadapannya dalam usaha agar dia memusatkan perhatian dan mengubahkan kemarahannya menjadi kekuatan. Nelson akhirnya memenuhi syarat untuk Regu Yunior Nasional, yang melayakan dia untuk mengikuti ujian untuk Olimpiade.

 

Namun Nelson mengalami patah lengan dan tangannya dalam suatu kecelakaan menyelam, dan para dokter memperingatkan bahwa dia mungkin tak dapat memulihkan dirinya sebagai pemenang. Martin berkata kepadanya, “Engkau harus sepenuhnya pulih lagi… Jika engkau tidak bertekad untuk itu, kami akan menghentikannya sekarang,” Nelson sepakat dan dalam waktu beberapa minggu setelah pembalut gipsnya dilepas, ia mulai berenang lagi. Pada tahun 1992, ia memenangkan medali emas Olimpiade. Pada saat ia menerima medalinya, dia teringat, Anak yang pernah tak dapat duduk diam dan tak berambisi sama sekali…telah belajar untuk membuat rencana, mengikutinya dan mencapainya. Dia telah bertekun dan keluar sebagai juara!

 

Sumber : HIKMAT dari TUHAN tentang KEHIDUPAN


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: