Oleh: onewords | Agustus 19, 2008

Rick Warren Sebagai Moderator Obama-McCain


Obama-McCain Bertemu

 

Kegagalan Moral Pribadi Masing-masing Diungkapan

 

LAKE FOREST, CALIFORNIA MINGGU ── Untuk pertama kalinya kedua calon presiden AS, Barack Obama dan John McCain, bertemu dalam kampanye pada forum gereja. Forum ini diselenggarakan antara lain untuk menggali bagaimana sebenarnya derajat keagamaan kedua calon presiden AS tersebut.

 

Kadidat dari Pantai Demokrat, Obama dan McCain dari Partai Republik berjabat tangan dan berpelukan sejemak dalam diskusi yang berlangsung selama dua jam itu di California, Sabtu malam waktu setempat.

 

Moderator diskusi adalah penginjil terkenal Rick Warren, pemimpin jemaat pada Gereja Saddleback.

 

Warren berbicara dengan kedua kadidat itu masing-masing selama satu jam mengenai isu pemilu. Dalam kesempatan itu baik Obama maupun McCain mendapatkan tepukan tangan meridah dari 2.000 orang yang memadati aula gereja.

 

Pertanyaan sulit yang diajukan seputar isu kampanye, seperti perak Irak, ketahanan energi nasional, dan kebijakan keuangan.

 

Ketika ditanya oleh Warren untuk mengungkapan apa sebenarnya kegagalan moral bangsa AS dan hidupnya. Obama mengatakan, “Dia sangat bersalah karena egois.”

 

Obama juga menyebutkan pengalamannya menggunakan obat-obat bius pada masa lalu. “Saya melalui masa muda yang sulit. Beberapa kali saya terlibat dengan obat terlarang. Kegagalan moral AS yang terbesar selama hidup saya adalah kita masih tidak mematuhi prinsip dasar pada ajaran Mateus (tertulis di Kitab Suci) bahwa apa yang Anda lakukan untuk saudara kita yang paling hina, berarti Anda telah melakukan untuk Saya (Tuhan),” ujar Obama.

 

Perkawinan Yang Gagal

McCain mengatakan kegagalan perkawinan pertamanya merupakan kegagalan moral terbesar. ‘Kegagalan moral saya yang paling besar dan yang membuat saya menjadi seorang yang sangat tidak sempurna adalah saat saya gagal dalam perkawinan pertama,” kata McCain.

 

“Kegagalan moral terbesar AS telah berlajut selama eksistensi kita ada, mungkin kita tidak dapat membaktikan diri kita untuk hal yang lebih besar dari kepentingan kita,” ujar McCain.

 

Kedua kadidat itu dicecar mengenai perkawinan sesama jenis dan aborsi. Obama mengelak ketika ditanya langsung untuk memberi pandangan kapan sesungguhnya seorang bayi mendapatkan hak asasi. “Apakah Anda melihatnya dari aspek teologis atau aspek pengetahuan? Menjawab pertanyaan seperti itu berada di atas kemampuan saya,” ujar obama.

 

McCain menentang aborsi. Dia menjawab langsung pertanyaan itu. “Dari saat pembuahan. Saya akan menjadi presiden yang memilih kehidupan dan pemerintahan saya akan memiliki berbagai kebijakan yang memilih kehidupan,” ujar McCain.

 

Mengenai konflik di Georgia, kadidat Partai Republik itu menyarankan agar Rusia menghormati intergritas teritorial dari pecahan Uni Soviet. Dia berjanji akan mendukung kebebasan beragama di mana pun dengan alasan rakyat AS harus membantu seluruh dunia. (AFP/JOE)

 

Suber : Harian Kompas, Senin 18 Agustus 2008


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: