Oleh: onewords | Agustus 17, 2008

Sentakan Pada Tali Kail


Seorang anak lelaki dua belas tahun menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat dan Tuhannya secara pribadi selama berlangsung kebaktian kebangunan rohani di suatu akhir pekan. Minggu berikutnya, teman-teman sekolahnya bertanya tentang pengalamannya itu.

 

“Apakah kamu mendengar Tuhan berbicara?” seseorang bertanya.

 

“Tidak,” sahut anak itu.

 

“Apakah kamu mendapat penglihatan?” tanya yang lain.

 

“Tidak,” jawab anak itu pula.

 

“Nah, bagaimana kamu tahu bahwa itu adalah Tuhan?” tanya teman ketiga.

 

Anak lelaki itu berpikir sejenak lalu berkata, “Itu sama halnya saat kamu memancing ikan. Kamu tidak melihat ikannya atau mendengarnya; kamu hanya merasa dia menyentak tali kailmu. Aku merasa Tuhan menyentak hatiku.”

 

Sering kali kita berusaha memahami kehidupan melalui hal yang dapat kita lihat, dengar atau alami dengan indra kita yang lain. Kita membuat taksiran dan penilaian yang diperhitungkan berdasarkan bukti pengalaman. Namun ada tingkat kebenaran yang tak dapat dipahami oleh pancaindra atau diukur secara objektif. Pada tingkat itulah iman berlimpah. Iman kitalah yang mendorong kita untuk percaya, walaupun kita tak dapat menjelaskan kepada orang lain tentang alasan dan caranya. Oleh iman kita, kita hanya dapat mengenal Dia yang kita percayai. Dan itu sudah cukup.


Responses

  1. iya bener tuh mbak. aku kalo mancing gak pernah melihat ikannya dulu. kadang orang melihat getaran pelamping, aku bahkan gak melihat pelampung tapi merasakan getaran yang mengalir ketika umpan dimakan ikan. getaran itu merambat melalui tali pancing menuju joran dan menuju diriku.
    mancing gembira


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: