Oleh: onewords | Juli 25, 2008

Mata Uang Terbaru, 100 Miliar!


Anda ingin sejenak merasakan jadi miliarder? Cobalah datang ke Zimbabwe. Akibat krisis ekonomi dan politik berkepanjangan, warga Zimbabwe kini terbiasa dengan uang miliaran, bahkan triliunan, dollar Zimbabwe. Namun, jangan keburu senang. Uang 20 miliar dollar Zimbabwe (setara dengan 1 dollar AS atau Rp9.200) hanya bisa digunakan untuk membeli gula pasir 2 kilogram!

 

Awal pekan ini Pemerintah Zimbabwe mengeluarkan uang kertas baru dengan nominal 100 miliar dollar Zimbabwe. Harap dicatat, jumlah angka nol dalam bilangan itu mencapai 11 buah.

 

Tahun ini hiperinflasi yang melanda Zimbabwe memaksa pemerintah megeluarkan mata uang baru yang nilainya “aduhai”. Pekan lalu Gubernur Bank Sentral Zimbabwe Gideon Gono mengumumkan tingakt inflasi Zimbabwe telah mencapai 2,2 juta persen.

 

Dalam waktu singkat, telah tercetak mata uang dengan nominal 100 juta, 250 juta dan 500 juta. Dan, sekarang semua itu hampir tidak ada artinya.

 

Warga Zimbabwe sekarang terbiasa membicarakan kebutuhan mereka sehari-hari dalam besaran triliun. Bagi bankir dan orang yang berbelanja, menghitung banyaknya nol itu menjadi momok tersendiri. Belum lagi pemilik toko yang harus memberi kembalian kepada pembeli.

 

“Yang membingungkan adalah menghitung angka di atas cek untuk meyakinkan diri Anda tidak membayar lebih atau kurang. Membaca labell harga barang di toko juga butuh perjuangan tersendiri,” kata Esther, warga Harare, ibu kota Zimbabwe.

 

“Saya mencoba mencari di Google apa nama uang setelah triliun. Saya kirimkan kepada semua teman agar mereka bersiap-siap,” ujar Esther.

 

Dalam sistem keuangan AS yang banyak digunakan setelah triliun (12 angka nol) adalah quadriliion (15), quintillion (18), sextillion (21), dan septillion (24).

 

Para pakar sepakat hingga sejauh ini inflasi di Zimbabwe merupakan yang terbesar dalam sejarah. Bukan sekali ini terjadi hiperinflasi di dunia.

 

Di Yugoslavia, misalnya tingkat inflasi antara Oktober 1993 dan Januari 1994 mencapai 5 quadrillion persen. Pemerintah terpaksa megeluarkan mata uang dengan nominal 500 miliar dinar tahun 1993.

 

Di Jerman, pasca Perang Dunia II, harga naik dua kali lipat setiap dua hari. Reichsbank terpaksa mengeluarkan mata uang yang nominal tertingginya mencapai 100 triliun mark.

 

Marcus du Sautoy, profesor matematika dari University od Oxford mengatakan secara umum, orang sangat sulit memahami angka sebesar itu. “Di luar 1 juta semua sudah menjadi kabur,’ katanya. (BBC/FRO)

 

Sumber : Kompas, Jumat 25 Juli 2008 Halaman 11

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Iklan

Responses

  1. buset!! 1 millyar itu gimana ya? klo kerupuk? dunia bener2 kacau gara2 amerika.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: