Oleh: onewords | Oktober 6, 2016

Hari 71

Pemimpin mana pun yang ingin membuat perubahan tergoda untuk menunjukkan perbedaan dan berusaha meyakinkan orang lain tentang pentingnya perubahan itu. Namun itu jarang berhasil. Sebaliknya, berfokus lah pada peramaaan yang ada dan bangunlah di atas persamaan itu. Untuk mengawali, lihatlah dasar umum dalam beberapa area berikut: 

Visi: Saat visi serupa, kalian semua bisa melihatnya dengan jelas dan semua orang berhasrat kuat untuk melihat hasilnya, kalian mungkin bisa bekerja sama dengan baik.

Nilai: Bepergian bersama orang lain dalam waktu yang lama sangat sulit jika nilai-nilai kalian tidak sejalan. 

Hubungan: Tim yang hebat memiliki anggota yang berkomitmen pada satu sama lain, juga pada visi.

Sikap: Jika Anda ingin membuat orang lain bekerja sama demi perubahan yang positif, sikap mereka perlu menjadi positif dan gigih. 

Komunikasi: Agar terjadi perubahan, komunikasi haruslah terbuka, jujur dan selalu terjalin.

Jika Anda bisa menemukan atau menciptakan dasar umum dalam lima area ini, Anda bisa bergerak maju San mengenalkan perubahan.

Oleh: onewords | Oktober 5, 2016

Hari 70

Kemajuan selalu menuntut perubahan. Itu fakta. Kebanyakan pemimpin sangat ingin membuat kemajuan. Ini salah satu hal yang menandai mereka. Namun hanya saat pemimpi mencapai level produktivitas yang sesungguhnya mereka bisa mulai membuat perubahan. Mengapa? Yah, setelah Anda membantu tim untuk meraih beberapa hasil, Anda meraih kredibilitas dan momentum untuk mulai membuat perubahan. Sangat sulit membuat sebuah perubahan. Sangat sulit membuat perubahan jika organisasi hanya diam di tempat. Gerakkan organisasi ke mana pun dan Anda akan lebih mudah membuat perubahan ke arah yang benar. Momentum memberikan energi bagi perubahan yang dibutuhkan. Perubahan dalam organisasi selalu menjadi isu kepemimpinan. Dibutuhkan pemimpin untuk menciptakan perubahan positif. Dan cara terbaik untuk mulai bekerja sebagai agen perubahan sama dengan saat membangun suatu hubungan. Anda perlu menemukan landasan umumnya.

Oleh: onewords | Oktober 4, 2016

Hari 69

Saat Anda memimpin tim, seharusnya tujuan Anda adalah membantu setiap orang mencapai tempat mereka melakukan hal yang seharusnya—dilakukan dan suka—dilakukan, karena di sanalah mereka akan menjadi paling efektif. Sebagai prinsip dasar, cobalah untuk merekrut, melatih, dan menempatkan orang-orang yang memungkinkan 80 persen waktu mereka digunakan untuk bekerja di zona kekuatan mereka; 15 persen waktu mereka untuk zona pembelajaran mereka; 5 persen untuk mengerjakan hal di luar zona kekuatan mereka; dan 0 persen untuk bekerja di zona kelemahan mereka. Untuk melakukannya, Anda harus benar-benar mengenal orang-orang Anda, memahami kekuatan dan kelemahan mereka, serta bersedia berbicara jujur dengan mereka. Jika Anda telah membentuk hubungan yang kuat, Anda seharusnya siap, bersedia, dan mampu melakukan kesemuanya itu.

Oleh: onewords | Oktober 3, 2016

Hari 68

Untuk menjadi pemimpin yang efektif, Anda harus belajar tidak hanya untuk menyelesaikan banyak tugas, tetapi juga untuk menyelesaikan banyak tugas yang benar. Artinya, Anda harus memahami cara memprioritaskan waktu, upaya, sumber daya, juga orang-orang. Berada di bidang kekuatan Anda — yang memberi hasil terbesar dari upaya Anda — dan di luar bidang kelemahan Anda adalah salah satu kunci produktivitas pribadi. 

Tiga pertanyaan berikut untuk diri sendiri.
– Apa yang dibutuhkan dari saya? (Hal yang harus saya lakukan?)

– Apa yang memberi saya hasil balik terbesar? (Yang seharusnya saya lakukan?)

– Apa yang paling menyenangkan bagi saya? (Tugas yang saya sukai?) 

Saat Anda bertumbuh sebagai pemimpin, tujuan Anda adalah mengubah waktu dan perhatian Anda ke hal yang seharusnya dilakukan dan suka-dilakukan.

Oleh: onewords | Oktober 2, 2016

Hari 67

Anggota tim harus bekerja dalam lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan dan inspirasi. Pemimpin tim harus menciptakan lingkungan yang menginspirasi, menantang, dan merentangkan kemampuan orang-orang mereka. Ketika memimpin, Anda perlu menjadikannya tujuan demi mengangkat orang lain dan membantu mereka melakukan yang terbaik. Ini adalah kunci produktivitas. Lebih dari siapapun dalam tim, departemen, atau organisasi, Anda-lah yang menetapkan suasananya. Sikap Anda menular. Jika Anda bersifat positif, menyemangati, dan terbuka untuk bertumbuh, orang-orang Anda pun demikian. Jika ingin sukses, akuilah pengaruh yang Anda miliki dan gunakan hal itu demi keuntungan terbesar semua orang.

Oleh: onewords | Oktober 1, 2016

Hari 66

Anggota tim Anda harus menerima umpan balik tentang kinerja mereka, dan Anda harus bertanggung jawab untuk memimpin anggota tim menjalani prosesnya. Dalam evaluasi tengah tahun, di papan tulis, terdapat tiga kolom : BERBASIL – KESALAHAN – PERLU DIUBAH. Hal pertama yang dilakukan sebagai pemimpin yang efektif adalah meminta semua anggota tim untuk membagikan pengamatan mereka, menambahkan sangat yang ia miliki dalam daftar mereka hanya jika hal itu tidak disebutkan oleh siapapun. Dari pertemuan ini, ditemukan apa yang dipikirkan tim tentang pekerjaan yang mereka lakukan dan mempelajari banyak hal yang tidak diketahui. Ini memampukannya dan tim untuk memiliki pemahaman yang sama, dan tim merasa memiliki keseluruhan tahun itu karena standar ideal mereka lahir dari dalam hati. Proses ini begitu efektif sehingga menjadikannya sebagai acara rutin tahunan.

Oleh: onewords | September 30, 2016

Hari 65

Pemimpin yang baik tidak pernah berasumsi bahwa anggota tim mereka memahami misi. Mereka tidak pernah berasumsi. Tidak salah lagi itulah alasan pelatih legendaris NFL, Vince Lombardi, dalam setiap musim pertandingan mengawali pidato pertamanya dengan kalimat “Ini football.” Itulah alasan John Wooden, pelatih basket UCLA yang hebat, mengajari pemain-pemainnya dara memakai kas kasih dengan benar di setiap awal musim latihan sehingga kami mereka tidak akan cedera. Mereka memastikan tiap pemain mengetahui apa yang mereka butuhkan demi mencapai misi. Jangan berasumsi bahwa anggota tim Anda mengetahui apa yang Anda ketahui atau menyakini hal yang Ada yakini. Jangan berasumsi mereka memahami bagaimana talenta dan upaya mereka seharusnya berkontribusi pada misi tim. Sering-seringlah mengomunikasikannya.

Oleh: onewords | September 29, 2016

Hari 64

Saat Anda membangun hubungan yang kuat dengan orang-orang dalam wilayah Anda, mereka mulai suka berkumpul bersama. Namun, saat Anda menjalankan produksi, mereka mulai bekerja bersama. Produksi memungkinkan terjadinya pembentukan tim. Itu bisa dicapai hanya oleh pemimpin yang bersedia mendorong dan memberi teladan bagi orang-orangnya. Kondisi ideal yang harus dibidik tiap pemimpin adalah: semua orang bekerja bersama, masing-masing menggerakkan kekuatannya demi menjadikan tim lebih baik dan melengkapi kelemahan satu sama lain. Bagaimana hal itu terjadi? Pertama, Anda harus mengetahui kekuatan dan kelemahan tiap anggota tim. Anggota tim harus saling melengkapi satu sama lain, dan sebagai pemimpin, Anda bertugas untuk membantu mereka mengetahui cara menjadi sukses dan memimpin mereka menjalani prosesnya.

Oleh: onewords | September 28, 2016

Hari 63

Hanya segelintir hal yang menginspirasi kita, seperti kemenangan. Tugas seorang pemimpin adalah membantu tim untuk sukses. Saat tiap orang dalam tim mengalami kesuksesan kecil, ini memotivasi mereka untuk terus berjuang dan mengejar kesuksesan yang lebih besar. Jika Anda ingin orang-orang Anda terinspirasi untuk menang, berikan penghargaan dan rayakan kemenangan kecil harian yang mereka raih. Jadikan mereka sebagai bagian dari perayaan kemenangan pribadi Anda kapan pun memungkinkan. Berika mereka penghargaan sebanyak mungkin yang Anda bisa. Hal itu tidak hanya memotivasi orang lain, tetapi juga membantu mereka menikmati perjalanannya.

Oleh: onewords | September 27, 2016

Hari 62

Penyampaian visi adalah bagian integral dalam memimpin. Komunikasi samar-samar berujung pada arah yang tidak jelas, yang mengakibatkan cerobohnya pelaksanaan. Pemimpin yang produktif menciptakan penghubung nyata antara visi organisasi dan produksi tim sehari-hari. Mereka mendefinisikan dan mendefinisikan ulang arti kesuksesan bagi karyawan. Mereka menunjukkan bagaimana jangan pendek memengaruhi jangka panjang. Mereka berkomunikasi dengan jelas dan terus-menerus menunjukkan jalan bagi tim mereka. Sebuah visi yang mendorong itu jelas San terdefinisi dengan baik, serta menantang. Ini selaras dengan nilai-nilai bernama suatu tim. Ini berfokus utama pada hasil akhir, bukan arti. Ini menyatukan berbagai bakat dalam tim. Dan saat visi dikomunikasikan dan dipahami, ini memenuhi ruangan dengan energi!

Older Posts »

Kategori